15.Teori Organisasi Struktural Klasik
Berlo (1960) menyarankan bahwa komunikasi berhubungan dengan organisasi sosial melalui 3 cara :
Weber dan Taylor menyajikan teori organisasi dan manajemen dapat secara langsung dilacak ke minat pengawasan secara fungsional. Secara bersama Weber dan Taylor membahas anatomi organisasi formal yang dapat disebut sebagai teori structural klasik. Pendekatan Taylor terhadap manajemen dilakukan di sekitar 4 unsur kunci yaitu :
- Pertama sistem sosial dihasilkan lewat komunikasi. Keseragaman perilaku dan tekanan untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma dihasilkan diantara anggota-anggota kelompok.
- Kedua bila sistem sosial telah berkembang ia menentukan komu ikasi anggota-anggotanya. Sistem sosial ini mempengaruhi bagaimana, ke, dan dari siapa. Status sosial seseorang dalam sistem, misalnya , meningkatkan kemungkinan berbicara kepada orang-orang yang punya status setara dan mengurangi kemungkinan komunikasi dengan orang-orang yang berstatus jauh lebih tinggi dan jauh lebih rendah.
- Ketiga pengetahuan mengenai suatu sistem sosial dapat membantu kita membuat prediksi yang akurat mengenai orang-orang tanpa mengetahui lebih banyak daripada peranan-peranan yang mereka duduki dalam sistem.
- Suatu organisasi terdiri dari hubungan-hubungan yang ditetapkan antara jabatan-jabatan
- Tujuan atau rencana organisasi terbagi dalam tugas-tugas. Ketentuan kewajiban dan tanggung jawab melekat pada jabatan, job description tentu saja merupakan salah satu metode untuk memenuhi karakteristik ini.
- Kewenangan untuk melaksanakan kewajiban dioberikan kepada jabatan.Weber menyebutnya kewenangan legalyaitu yang disyahkan oleh kepercayaan akan supremasi hokum.
- Garis-garis kewenangan dan jabatan diatur menurut suatu tatanan hierarkis.
- Suatu sistem aturan dan regulasi yang umum tetapi tegas yang ditetapkan secara formal mengatur tindakan dan fungsi jabatan dalam organisasi.
- Prosedur dalam organisasi bersifat formal dan impersonal yakni peraturan-peraturan organisasi berlaku bagi setiap orang.
- Suatu sikap dan prosedur untuk menerapkan suatu system disiplin yang merupakan bagian dari organisasi.
- Anggota organisasi harus memisahkan kehidupan pribadi dan kehidupan organisasi.
- Pegawai dipilih untuk bekerja dalam organisasi berdasarkan kualifikasi teknis dll
- Meskipun pekerjaan dalam birokrasi berdasarkan kecakapan teknis, kenaikan jabatan dilakukan berdasarkan senioritas dan prestasi kerja.
Weber dan Taylor menyajikan teori organisasi dan manajemen dapat secara langsung dilacak ke minat pengawasan secara fungsional. Secara bersama Weber dan Taylor membahas anatomi organisasi formal yang dapat disebut sebagai teori structural klasik. Pendekatan Taylor terhadap manajemen dilakukan di sekitar 4 unsur kunci yaitu :
- Pembagian kerja, menyangkut tentang bagaimana tugas, kewajiban dan pekerjaan organisasi didistribusikan. Dalam pengertian birokratik kewajiban perusahaan secara sistematis dibebankan kepada jabatan-jabatan dalam suatu tatanan spesialisasi menurun.
- Proses Skalar dan Fungsional, berkaitan dengan pertumbuhan vertical dan horizontal organisasi. Proses scalar menunjukkan rantai perintah atau dimensi vertical organisasi.
- Struktur, berkaitan dengan hubungan-hubungan logis antara berbagai fungsi dalam organisasi. Teori-teori klasik berfokus pada dua struktur dasar yang disebut dengan Lini dan Staf
- Struktur Tinggi dan Struktur Datar, terdapat berbagai bentuk struktur organisasi, namun pada dasarnya terbgai dua yaitu struktur datar dan horizontal.
- Rentang Pengawasan, menunjukkan jumlah bawahan yang berada di bawah pengawasan seorang atasan. Meskipun sering dinyatakan bahwa jumlah bawahan yang dapat diawasi seorang manajer adalah lima atau enam orang dalam praktek rentang pengawasan tersebut bervariasi.
Komentar
Posting Komentar